kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Jokowi ingin segera bentuk dewan ekspor


Senin, 23 November 2015 / 21:48 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto

BOGOR. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta segera dibentuk lembaga yang khusus mengurusi ekspor.

Menurut Menko bidang Perekonomian Darmin Nasution, dewan ini nantinya terdiri dari dua fungsi dewan penunjang ekspor dan dewan promosi ekspor.

Tujuannya agar bisa mengembangkan industri nasional yang berbasiskan ekspor.

Termasuk didalamnya Industri kecil yang memproduksi barang-barang untuk ekspor.

Dengan adanya badan ini, lanjut Darmin maka industri akan dimudahkan untuk mendapatkan bantuan terkait pacgaging, menjaga kualitas hingga memproses pengiriman.

"Keberadaan lembaga ini akan menyederhanakan beberapa badan yang sebenarnya sudah ada di berbagai kementerian," kata Darmin, Senin (23/11) di Istana Bogor.

Dengan banyaknya badan yang tresebar di beberapa kementerian, seperti Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasi, Kementerian Pertanian maka anggarannya juga tersebar.

Nah, dengan adanya satu badan yang mengurusi semua kegiatan terkait ekspor di berbagai kementerian maka anggaran akan lebih terpusat.

Hanya saja, darmin tidak menyebutkan berapa total anggaran yang selama ini dialokasikan utnuk kegiatan ekspor di kementerian tersebut.

Yang jelas, menurutnya Jokowi meminta hal ini segera ditindaklanjuti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×