kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.032   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

Jokowi dinilai tak bisa kelola manajemen politik


Sabtu, 11 April 2015 / 16:15 WIB
ILUSTRASI. Harga Emas di Pegadaian, Siang Ini Senin 30 Oktober 2023. ANTARA FOTO/Yudi/YU


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Prof Ikrar Nusa Bhakti menilai Presiden Joko Widodo tidak mampu mengelola manajemen pemerintahan dan politik. Menurutnya, ke depan presiden Jokowi harus memperbaiki kedua hal tersebut.

"Manajemen politik dan manajemen pemerintahan presiden Jokowi amburadul," kata Ikrar dalam diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/4/2015).

Ikrar menuturkan, mengapa ia katakan manajemen pemerintahan Jokowi amburadul karena dapat terlihat bahwa orang nomor satu di Indonesia itu salah menempatkan orang di posisi strategis di pemerintahan. Misalnya adalah salah rekrutmen orang untuk posisi di Badan Usaha Milik Negara. 

"Presiden Jokowi tidak menempatkan the right man in the right place," tuturnya.

Masih kata Ikrar, untuk manajemen politik, peneliti senior LIPI itu menyebut pola hubungan Jokowi dengan partai politik pendukungnya masih lemah.
Menurutnya, apabila Jokowi ada masalah tidak melakukan komunikasi dengan Koalisi Indonesia Hebat tapi langsung merangkul Koalisi Merah Putih.

"Yang namanya mempertahankan teman itu diutamakan dibanding rangkul lawan kemudian geser teman," katanya. (Muhammad Zulfikar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×