kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jokowi: Cadangan bansos masih ada, warga yang belum dapat bisa mengajukan


Rabu, 13 Mei 2020 / 09:24 WIB
ILUSTRASI. Pekerja menyusun bantuan paket sembako dari Presiden di Goodang.com, Neglasari, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (9/5/2020). Sebanyak 55.066 paket sembako dari Presiden siap didistribusikan kepada masyarakat kurang mampu di Kota Tangerang guna mengurangi beb


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

Pemerintah memang menempatkan bantuan untuk Covid-19 dalam sejumlah program. Antara lain adalah Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, BLT, dan BLT Desa.

Diharapkan bansos yang disiapkan bisa menjangkau 55% dari penduduk Indonesia. Bansos juga ditujukan untuk mengerek konsumsi masyarakat.

Baca Juga: Ini kronologi polemik BPK versus Sri Mulyani soal dana bagi hasil untuk Anies

"Kita harap dengan adanya bansos ini, kita bisa menguatkan, memperkuat daya beli masyarakat hinga nanti konsumsi domestik kita menjadi normal kembali," jelas Jokowi.

Pada kuartal pertama pertumbuhan ekonomi Indonesia anjlok hanya 2,97%. Pelemahan terjadi baik dari sisi suplai maupun permintaan termasuk konsumsi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×