kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.399   55,00   0,32%
  • IDX 6.927   -174,68   -2,46%
  • KOMPAS100 932   -25,23   -2,63%
  • LQ45 668   -16,35   -2,39%
  • ISSI 249   -6,54   -2,56%
  • IDX30 372   -7,24   -1,91%
  • IDXHIDIV20 457   -8,14   -1,75%
  • IDX80 105   -2,74   -2,55%
  • IDXV30 134   -2,38   -1,75%
  • IDXQ30 119   -2,29   -1,89%

Jokowi berharap Arab tambah investasi di Indonesia


Kamis, 13 April 2017 / 20:45 WIB


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Dupla Kartini

CIREBON. Presiden Joko Widodo curhat soal kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al Saud ke Indonesia beberapa waktu lalu. Jokowi mengaku kecewa lantaran komitmen investasi yang dijanjikan oleh Raja Salman ke Indonesia lebih kecil ketimbang komitmen investasi di China.

Jika di Indonesia Jokowi menjanjikan investasi Rp 89 triliun, investasi Arab ke China mencapai Rp 870 triliun.

Ungkapan kekecewaan Jokowi disampaikannya saat kunjungannya di Pondok Pesantren Buntet, Desa Buntet, Kecamatan Astanaja Pura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis (13/4).

"Padahal saya menyambut Raja Salman dengan memayungi sendiri saat hujan dan menyetirinya berkeliling istana Bogor kala itu," curhat Jokowi.

Raja Salman berkunjung ke Istana Bogor pada awal Maret lalu. Saat Raja Arab tersebut datang ke Indonesia, Jokowi memayunginya sendiri hingga kebasahan. Selain itu, di Istana Kepresidenan Jakarta, Jokowi juga menyupiri Raja Salman dengan golf car mengitari Istana.

Menurut Jokowi perlakuan yang sangat istimewa bagi Raja Salman tersebut seharusnya mendapat balasan yang setimpal. Karena itu, Jokowi mengaku akan berkontak lagi dengan Raja Salman berharap investasi Arab di Indonesia bisa sedikit meningkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×