kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Jokowi beberkan alasan pemindahan ibu kota pada pertemuan tahunan BI


Kamis, 28 November 2019 / 20:38 WIB
Jokowi beberkan alasan pemindahan ibu kota pada pertemuan tahunan BI
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo berbicara saat meresmikan pengeluaran dan pengedaran uang Rupiah tahun emisi 2016, di gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta, Senin (19/12/2016). BI mengeluarkan tujuh pecahan uang kertas dan empat pecahan uang logam terdiri dari Rp 100


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

Dari lokasi di luar Pulau Jawa, Jokowi mengerucutkan pilihan terhadap empat provinsi yaitu Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Selatan (Kalsel), Kaltim, dan Sulawesi Barat (Sulbar).

Empat lokasi itu dipilih selain karena bebas dari wilayah bencana, juga dianggap berada di tengah wilayah Indonesia sehingga lebih representatif.

Baca Juga: Tahun depan pendapatan dan laba PTPP diprediksi sulit tumbuh double digit, ada apa?

Pada bulan Juli, lokasi ibu kota baru kembali mengerucut. Jokowi memastikan bahwa lokasi ibu kota baru berada di Kalimantan, tetapi masih belum ada wilayah spesifik.

Pada 26 Agustus 2019 Jokowi menunjuk Kaltim sebagai lokasi ibu kota baru. Direncanakan pembangunan ibu kota baru akan dimulai pada tahun 2020 mendatang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×