kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Jokowi akan ajak Duterte keliling Tanah Abang


Jumat, 09 September 2016 / 07:48 WIB
Jokowi akan ajak Duterte keliling Tanah Abang


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Jokowi akan ajak Duterte keliling Tanah Abang siang ini

JAKARTA. Presiden Joko Widodo pada Jumat (9/9/2016) siang ini akan mengajak Presiden Filipina Rodrigo Duterte untuk blusukan di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Berdasarkan agenda dari Biro Pers Istana Kepresidenan, blusukan akan dilakukan pukul 14.00 WIB.

"Nanti akan dikasih tahu detil lokasinya. Karena terbuka untuk media," kata Kepala Biro Pers Istana Kepresidenan Bey Machmudin saat dihubungi, Kamis (8/9).

Selepas blusukan di Tanah Abang, Jokowi dan Duterte baru akan melakukan pertemuan bilateral resmi di Istana Negara, Jakarta, pukul 16.00 WIB.

Malam harinya, pukul 18.30 WIB di Istana Negara, pertemuan dengan Duterte dilanjutkan dengan jamuan makan malam.

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi sebelumnya mengatakan bahwa kunjungan Duterte ini adalah dalam rangka memperkenalkan diri usai ia terpilih sebagai Presiden Filipina pada Juni 2016 lalu.

"Ada kebiasaan di negara-negara ASEAN, pada saat ada Presiden baru dilantik biasanya berkunjung ke negara-negara ASEAN," kata Menteri Luar Negeri Retno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/8).

Retno memastikan kunjungan Duterte tersebut akan dimanfaatkan pemerintah RI untuk menyinggung soal isu penculikan warga negara Indonesia oleh kelompok bersenjata asal Filipina, Abu Sayyaf.

Penculikan sudah beberapa kali terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Diharapkan akan ada jalan keluar dalam hal keamanan bagi WNI yang akan melintasi perairan Sulu, Filipina.

"Saya kira pasti bahwa isu mengenai masalah sandera dan pengamanan laut di perairan sulu dan sekitarnya akan dibahas," kata Retno. (Ihsanuddin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×