kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

JK menerima jika pengurus baru Golkar mendukungnya


Rabu, 16 Juli 2014 / 22:17 WIB
ILUSTRASI. Ketahui 4 Penyebab Wajah Tidak Simetris yang Umum Terjadi


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Calon wakil presiden Jusuf Kalla akan menyambut baik bila Partai Golkar mengganti kepengurusan dan berbalik mendukungnya. Menurut Kalla, Golkar terbiasa melakukan manuver politik dan disesuaikan dengan iklim politik terbaru.

Wakil Presiden 2004-2009 itu mengatakan, manuver Golkar pernah terjadi pada Pemilu Presiden 2009. Saat itu, Golkar mendukung penuh dirinya yang maju sebagai calon presiden dan didampingi calon wakil presiden Wiranto. Ketika gagal menang, Golkar berbalik mendukung pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Kita terbuka saja, dan itu pernah terjadi di 2009. Golkar mendukung saya, begitu saya turun, Golkar mendukung pemerintahan yang ada," kata pria yang kerap disapa JK itu di Kantor Dewan Masjid Indonesia, Jakarta, Rabu (16/7).

JK yakin bahwa ia dan pasangannya, calon presiden Joko Widodo, akan memenangi Pemilu Presiden 2014. Hal itu tergambar dari real count yang dilakukan oleh timnya.

JK tidak banyak berkomentar tentang gambaran struktur kabinetnya jika kelak ia terpilih sebagai wapres. Yang pasti, Kalla menginginkan figur kompeten dan kredibel yang mengisi kabinetnya. "Tidak apa-apa orang partai, yang penting ahli. Orang partai bukan hanya tahu kritik, tapi banyak juga yang ahli," ujarnya. (Indra Akuntono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×