kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.803.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.757   18,00   0,10%
  • IDX 6.206   44,30   0,72%
  • KOMPAS100 820   7,74   0,95%
  • LQ45 631   10,77   1,74%
  • ISSI 218   -0,22   -0,10%
  • IDX30 360   5,73   1,62%
  • IDXHIDIV20 447   9,71   2,22%
  • IDX80 95   0,97   1,04%
  • IDXV30 123   1,72   1,42%
  • IDXQ30 117   2,17   1,90%

Jet pribadi akan dimudahkan masuk ke Indonesia


Sabtu, 13 Agustus 2016 / 23:10 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

BATAM. Pemerintah berencana melonggarkan kebijakan penerbangan jet pribadi demi menarik para turis kelas atas ke Indonesia.

Menurut Ketua Bidang Wisata Pantai Kementerian Pariwisata Sudirman Saad, jalan yang akan ditempuh pemerintah yakni melakukan deregulasi peraturan penerbangan jet pribadi.

"Kami itu diperbaiki aturannya sehingga bisa memicu arus wisatawan level high class masuk ke wilayah kita (Indonesia)," ujar Sudirman di Batam, Jumat (12/8).

Saat ini pengaturan penerbangan jet pribadi ada di bawah kewenangan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Permenhub Nomor 66 Tahun 2015.

Berdasarkan aturan tersebut, ada 3 izin yang harus dipenuhi penerbangan niaga tidak berjadwal luar negeri layaknya jet pribadi. Syaratnya yaitu wajib mengantongi izin diplomatic clearance dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), security cleareance dari TNI, flight approval dari Kemenhub.

Aturan yang bertujuan meminimalisir pelanggaran terhadap kedaulatan wilayah negara itu dianggap menghambat sektor pariwisata yang sedang mengincar turis kelas atas untuk datang ke Indonesia.

Rencana deregulasi aturan penerbangan jet pribadi juga menjadi salah satu kesepakatan rapat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Bank Indonesia yang digelar di Lombok.

Diharapkan, deregulasi aturan tersebut mampu mendorong percepatan pengembangan pariwisata, khususnya wisata bahari. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×