kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Jembatan timbang di Pantura akan diaktifkan lagi


Selasa, 28 Februari 2017 / 16:20 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Truk besar masih lebih suka memakai Jalur Pantai Utara Jawa (Pantura). Walaupun pemerintah telah meresmikan penggunaan Tol Cikopo - Palimanan yang panjangnya mencapai 116 kilometer sejak tahun 2015.

Padahal, operator tol sudah memberikan diskon 30% kepada truk besar. Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan, mengatakan, akibat masih tingginya volume truk besar yang lebih suka menggunakan Jalur Pantura tersebut, saat ini kerusakan jalan di kawasan tersebut masih sering terjadi.

"Itu kemarin sebenarnya setelah tol jalan, tadinya 70% truk besar diperkirakan akan pindah, tapi ternyata masih pakai Jalur Pantura," katanya di Komplek Istana, Selasa (28/2).

Basuki mengatakan, agar kerusakan Jalan Pantura tidak terus terjadi, Kementerian Perhubungan akan mengaktifkan jembatan timbang. Langkah ini dilakukan agar muatan truk di Jalur Pantura yang selama ini selalu berlebih bisa dikurangi .

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×