Reporter: Siti Masitoh | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID – MAKKAH. Jemaah haji Indonesia rutin menjalani senam pagi untuk menjaga kebugaran fisik menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Salah satu kegiatan senam digelar di hotel wilayah Misfalah 715, Makkah, dan diikuti jemaah dengan antusias.
Baca Juga: Kiai Kafabihi Ingatkan Jemaah Haji Hindari Riya dan Ujub Saat Wukuf di Arafah
Pembimbing Ibadah Haji Kloter 14 YIA PPIH Arab Saudi Ahmad Gozali mengatakan, kegiatan senam menjadi bagian penting dalam persiapan fisik jemaah menghadapi rangkaian ibadah haji yang membutuhkan stamina prima.
Menurut dia, ibadah haji tidak hanya membutuhkan kesiapan spiritual, tetapi juga kekuatan jasmani.
“Dengan senam itu kita harapkan mereka menjadi kuat secara fisik untuk bisa menjalankan rangkaian rukun dari ibadah haji ini. Terutamanya dalam proses Armuzna, karena dibutuhkan di sana adalah kekuatan dan kesiapan fisik dalam menjalankan,” ujar Ahmad kepada Media Center Haji di Makkah, Rabu (20/5/2026).
Ia menjelaskan, prinsip utama dalam ibadah haji adalah istiqamah yang memerlukan ketahanan fisik agar jemaah mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik.
Karena itu, kegiatan senam diharapkan dapat membantu menjaga kondisi tubuh jemaah tetap bugar, terutama menjelang fase Armuzna yang membutuhkan kesiapan fisik lebih besar.
“Kita harapkan mereka menjadi kuat secara fisik untuk bisa menjalankan rangkaian rukun ibadah haji, terutama saat Armuzna karena yang dibutuhkan di sana adalah kekuatan dan kesiapan fisik,” katanya.
Baca Juga: Kemenhaj: Sebanyak 100.268 Jemaah Sudah Menyelesaikan Dam dengan Berbagai Platform
Menurut Ahmad, kegiatan senam dilakukan setiap hari dan dipadukan dengan kajian keagamaan bagi para jemaah.
Selain menjaga kebugaran, kegiatan tersebut juga bertujuan memberikan pemahaman yang benar terkait pelaksanaan ibadah haji sesuai tuntunan syariat.
Ia menambahkan, hingga saat ini kondisi kesehatan jemaah Kloter 14 YIA terpantau cukup baik.
“Alhamdulillah sampai sekarang belum ada jemaah dari kloter kami yang menjalani perawatan inap di rumah sakit,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













