kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Jangan lupakan kasus pajak Gayus


Selasa, 16 November 2010 / 14:53 WIB
ILUSTRASI. PT Multi Bintang Tbk


Reporter: Hans Henricus |

JAKARTA. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Djoko Suyanto mengingatkan, kasus yang membelit Gayus Halomonan Tambunan bukan hanya soal suap petugas rumah tahanan (rutan) Markas Komando (Mako) Brimmob Kelapa Dua, Depok, tetapi juga kasus manipulasi pajak yang sedang bergulir di pengadilan. Dus, ia meminta semua pihak, termasuk media, untuk terus mengawal kasus pajak yang membelit mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak itu.

"Kita tidak boleh melupakan kasus dia yang lama, kasus tentang pajak itu harus berjalan," ujar Djoko sebelum rapat terbatas di kantor Presiden, Selasa (16/11).

Meski begitu, Djoko tetap meminta polisi mengusut tuntas kasus hengkangnya Gayus dari rutan Makko Brimob untuk nonton pertandingan tenis di Bali. Sebab, hal ini adalah langkah yang harus Kapolri kerjakan agar tidak mencoreng kepolisian lagi

Djoko mengaku sudah meminta Kapolri Timur Pradopo mengusut tunyas kasus Gayus ini dalam bulan pertama setelah menjabat Kapolri."Ini adalah titik awal pada bulan pertama beliau tuntaskan kasus sebaik-baiknya, siapapun yang terlibat harus ditindak tegas," kata mantan Panglima TNI itu.

Yang jelas, Djoko enggan memastikan ada oknum dari institusi selain kepolisian yang juga terlibat selain Kepolisian. Alasannya, masih dalam proses penyidikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×