kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Jaksa yang ditangkap KPK pejabat kejaksaan di NTB


Minggu, 15 Desember 2013 / 11:55 WIB
ILUSTRASI. Kasus harian Covid-19 di Indonesia menembus angka 6.000, cek syarat naik pesawat di aturan terbaru. KONTAN/Cheppy A. Muchlis.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap seorang jaksa dalam Oprasi Tangkap Tangan (OTT), Sabtu (14/12/2013) malam.

Juru Bicara KPK, Johan Budi SP mengatakan, pihaknya membengkuk terduga praktik suap itu dari Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Jaksa, semalam di Mataram, NTB. Rencananya pagi ini dibawa ke kantor KPK. Informasi lebih lanjut akan disampaikan" kata Johan Budi melalui pesan singkat, Minggu (15/12/2013).

Informasi yang dihimpun Tribun, Minggu (15/12/2013), jaksa tersebut tergolong pejabat tinggi di Kejaksaan Negeri Praya, Lombok Tengah. Dia berinisial S.

S diduga KPK, menerima duit dalam bentuk rupiah dan dollar AS.

Jaksa S ditangkap lantaran diduga menerima duit suap pengurusan perkara tanah di Praya. Praya sendiri diketahui sebagai salah satu lokasi wisata di Lombok.

Di sana, konflik sengketa tanah menjadi hal yang umum. Daerah tersebut disebut-sebut menjadi hal yang umum terjadi lantaran daerah itu merupakan daerah pariwisata. (Edwin Firdaus)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×