kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Jaksa Agung pertimbangkan langkah deponering


Senin, 02 Maret 2015 / 19:18 WIB
Jaksa Agung pertimbangkan langkah deponering
ILUSTRASI. Kereta cepat melintasi setibanya di Stasiun Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) di Padalarang Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (13/9/2023). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nym.


Reporter: Jane Aprilyani | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Jaksa Agung, M. Prasetyo mengatakan, kasus yang menyeret Abraham Samad dan Bambang Widjojanto juga akan diserahkan pada Kejaksaan dari Polri.  Dia mengaku, akan mempertimbangkan kelanjutan dari kasus kedua mantan pimpinan KPK ini.

“Kasus AS dan BW tetap dilanjutkan. Kami mempertimbangkan apakah dilanjutkan, tapi tentu minta penjelasan kepada pelapornya karena ada pelapor yang harus diberi penjelasan" ujar Prasetyo di Gedung KPK, Senin (2/3).

Sebagai Jaksa Agung, Prasetyo memiliki wewenang untuk melakukan deponering atau pembekuan sementara atau pengesampingan perkara demi kepentingan umum. “Deponering adalah hak prerogatif Jaksa Agung, tapi tidak bisa diterapkan sembarangan, alasan satu2nya adalah demi kepentingan umum. Kita akan melihat perkara AS dan BW ini apakah bisa diterapkan demi kepentingan umum atau tidak,” kata Prasetyo.

Sementara itu, Wakapolri Badrodin Haiti menerangkan, kasus yang menyangkut personil di KPK sudah dalam tahap penyelidikan. Dia bilang, ada 9 kasus yang menyangkut personil KPK. Satu kasus di luar Samad dan Bambang, sudah masuk tahap penyidikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×