kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.057   49,00   0,27%
  • IDX 6.270   35,03   0,56%
  • KOMPAS100 823   5,11   0,62%
  • LQ45 627   3,56   0,57%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 352   2,23   0,64%
  • IDXHIDIV20 433   2,26   0,53%
  • IDX80 94   0,50   0,54%
  • IDXV30 119   0,29   0,24%
  • IDXQ30 112   0,58   0,52%

Jakarta harus optimalkan layanan bagi 7 juta pemudik


Sabtu, 27 Agustus 2011 / 22:02 WIB
ILUSTRASI. Promo Yogya Supermarket weekday ?9 November 2020 menawarkan produk-produk segar kebutuhan harian. Dok: Instagram Yogya Group


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PT Kereta Api Indonesia, kepolisian, dan pemerintah pusat, diminta mengoptimalkan layanan bagi pemudik, sebelum mereka berangkat sampai di perjalanan. Optimalisasi pelayanan diperlukan agar semua pemudik dapat pulang kampung dengan nyaman dan selamat untuk merayakan Idul Fitri.

"Pemerintah dan semua pihak terkait harus mengoptimalkan layanan kesehatan, pembagian buka puasa, konseling, dan hiburan untuk anak-anak bagi para pemudik.

Keamanan di sekitar stasiun, terminal, bandara, dan pelabuhan juga harus diperketat agar pemudik tidak menjadi korban kejahatan," kata Wakil Ketua DPRD DKI jakarta, Triwisaksana, usai meninjau kesiapan layanan bagi pemudik di Stasiun Senen, Sabtu (27/8) di Jakarta.

Selain itu, kondisi badan jalan sejak dari Jakarta sampai ke daerah juga harus terus dipantau agar jangan sampai terjadi kecelakaan karena badan jalan yang rusak. Apalagi, para pemudik dengan sepeda motor masih banyak.

"Jumlah pemudik yang mencapai tujuh juta orang harus difasilitasi oleh semua pihak agar mudik tahun ini berjalan lancar," kata Triwisaksana. (Emillius Caesar Alexey/Kompas)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×