kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Istri Arafat Enggan Teken Surat Atas Nama Alif


Rabu, 04 Agustus 2010 / 15:10 WIB


Reporter: Epung Saepudin | Editor: Edy Can

JAKARTA. Sidang dugaan mafia pajak dengan terdakwa Alif Kuncoro menghadirkan saksi Hasni Amalia, istri Komisaris Polisi Arafat. Hasni keberatan menandatangani surat tanda terima sepeda motor Harley Davidson hitam tipe Ultra Classic titipan terdakwa Alif Kuncoro pada 13 November 2009 silam.

"Saya mengeluh kepada Mas Aji (pengirim motor dari Mabua). Terus saya bilang, ini kan atas nama Pak Alif, kenapa enggak pakai nama dia. Mas Aji bilang, oh enggak apa-apa Bu ini hanya buat surat-surat," ujar Hasni di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (4/8).

Hasni akhirnya bersedia meneken surat serah terima Harley dengan catatan atas nama Alif Kuncoro. Sebelumnya, dia menceritakan bahwa suaminya pernah mengatakan akan datang kiriman sepeda motor Harley ke rumah. Dia mengaku, tak tahu ada masalah apa Alif Kuncoro dengan suaminya termasuk soal mengapa Alif menitipkan sepeda motor Harley di rumahnya.

Meski begitu, ia mengaku bahwa Harley itu pernah digunakan suaminya selama dititipkan hampir tiga bulan. "Ada beberapa kali keliling kompleks," ujarnya.

Namun, keterangan jaksa yang menyebutkan bahwa sepeda motor itu pernah digunakan Arafat untuk touring bersama pemilik Harley yang lain dibantah. "Tidak pernah digunakan untuk touring," tegasnya.

Sebelumnya, jaksa mendakwa Alif kuncoro menjadi perantara dalam pemberian suap Gayus H.P. Tambunan berupa sepeda motor Harley Davidson kepada penyidik Mabes Polri Komisaris Arafat Enanie.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×