kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.961   -51,00   -0,28%
  • IDX 5.981   94,71   1,61%
  • KOMPAS100 791   15,92   2,05%
  • LQ45 597   9,87   1,68%
  • ISSI 204   3,46   1,72%
  • IDX30 340   5,62   1,68%
  • IDXHIDIV20 420   5,94   1,44%
  • IDX80 89   1,70   1,94%
  • IDXV30 112   1,92   1,74%
  • IDXQ30 110   1,54   1,42%

Istana berharap aksi bakar diri tidak kembali terjadi


Kamis, 08 Desember 2011 / 12:37 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo meninjau lokasi pengembangan food estate atau lumbung pangan baru. BIRO PERS/KRIS


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Staf khusus Presiden bidang Komunikasi Politik Daniel Sparringa berharap aksi bakar diri tidak terulang kembali meski dengan dalih menyuarakan pendapat. "Dengan kesadaran dan motif apa pun, kami menyayangkan peristiwa itu dan berharap itu akan menjadi peristiwa terakhir yang kita lihat dalam masa hidup kita," katanya, Kamis (8/12).

Daniel menyampaikan rasa simpati dan sekaligus keprihatinan atas aksi itu. Pada saat ini, pusat perhatiannya adalah memastikan semua usaha menyelamatkan nyawa pelaku dilakukan secara maksmimal.

"Kami berpandangan bahwa setiap kehidupan mahluk adalah anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa. Tidak seorang pun boleh kita biarkan menyianyiakan anugerah itu," katanya.

Daniel berharap semua warga negara menjauhkan kekerasan, termasuk terhadap diri sendiri. Menurutnya demokrasi harus memuliakan keadaban yang di antaranya datang dari moralitas agama dan kemanusiaan.

Sebelumnya, seorang pria melakukan aksi bunuh bakar diri di depan Istana Negara. Namun sejauh ini belum diketahui secara pasti motif dari aksi bakar diri tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×