kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.803   -27,00   -0,16%
  • IDX 8.267   135,76   1,67%
  • KOMPAS100 1.168   22,02   1,92%
  • LQ45 840   10,33   1,25%
  • ISSI 295   6,93   2,40%
  • IDX30 435   3,73   0,87%
  • IDXHIDIV20 519   -0,10   -0,02%
  • IDX80 130   2,26   1,76%
  • IDXV30 142   1,06   0,75%
  • IDXQ30 140   0,10   0,07%

Irman Gusman: Hentikan politik jegal-menjegal


Jumat, 03 Oktober 2014 / 12:45 WIB
Irman Gusman: Hentikan politik jegal-menjegal
ILUSTRASI. Cara mengawetkan makanan bersantan sisa Lebaran supaya tak mudah basi meski porsinya masih sangat banyak. dok/Unilever Food Solutions


Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Irman Gusman menilai upaya jegal dan menjegal dalam parlemen seharusnya ditinggalkan oleh pihak yang bertikai. Menurutnya, besarnya kekuatan Koalisi Merah Putih (KMP) seharusnya digunakan untuk kepentingan aspirasi rakyat.

"Sekarang ini gak usah jegal-menjegal, sekarang ini apa yang baik untuk rakyat itu yang harus dilaksanakan," ujar Irman di Kompleks Parlemen di Senayan, Jakarta, Jumat (3/10/2014).

Irman menambahkan, sebagai wakil rakyat bisa menjalankan tugas dan fungsinya dengan mementingkan kepentingan bangsa bukan kepentingan elite partai politik. Menurutnya, keinginan rakyat harus menjadi poin pertama yang harus dikedepankan oleh setiap elite politik.

"Harus kembali, saya sadarkan elite-elite bangsa ini untuk menjaga. Kalau kita demokrat sejati, kalah menang itu biasa. Tidak ada masalah, yang menang terhormat, kalah juga terhormat,"jelas Irman.

Selain itu, Ketua DPD yang baru dilantik tadi malam ini juga mengatakan semua elite partai lebih menggunakan akal sehat. (Randa Rinaldi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×