kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Insinyur minta peran di infrastruktur ditingkatkan


Selasa, 10 Maret 2015 / 10:02 WIB
ILUSTRASI. Orang Tua Wajib Tahun, Cek Tahap Tumbuh Kembang Anak Umur 4 Tahun


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Para insinyur lokal meminta pemerintah memberi tempat lebih kepada mereka dalam pembangunan infrastruktur di dalam negeri. Mereka yang tergabung dalam Persatuan Insinyur Indonesia (PII) meminta peningkatan peran tersebut bisa dilakukan dengan terus menggenjot pemanfaatan komponen dalam negeri dalam pembangunan infrastruktur di dalam negeri.

Bobby Gafur Umar, Ketua Umum PII menilai, saat ini pemerintah belum memberikan kesempatan kepada insinyur lokal untuk ikut serta dalam membangun proyek infrastruktur di dalam negeri. Hal ini, salah satunya bisa dilibat dari rendahnya penggunaan pekerja dan  produk lokal  dalam pembangunan infrastruktur di dalam negeri.

"Selama ini dominasi produk dan pekerja ahli asing masih sangat terasa dalam proyek-proyek infrastruktur," kata Bobby dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkannya di Jakarta Senin (9/3) malam.

SDM setara asing

Bobby mengatakan sumber daya manusia atau tenaga ahli Indonesia memiliki kemampuan setara dengan tenaga asing. Bukan hanya itu saja, dia juga menjamin, produk yang dibuat insinyur lokal  saat ini sudah memiliki kualitas yang sedemikian mumpuni, sehingga dapat bersaing dengan barang-barang impor.

"Maka itu mari manfaatkan, budget infrastruktur kita lima tahun ke depan Rp 5.519 triliun. Ini potensi, ini kesempatan besar buat bangsa kita. Kita tidak boleh melepaskan momentum ini untuk memajukan industri dalam negeri,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×