kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Dirut Pertamina bertemu Menkeu


Senin, 27 April 2015 / 12:04 WIB
Dirut Pertamina bertemu Menkeu
ILUSTRASI. Flu adalah salah satu penyakit musim pancaroba yang kerap muncul saat memasuki musim hujan.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina Dwi Soetjipto menyambangi Kementerian Keuangan (Kemkeu). Dirut yang baru dilantik pada November 2014 ini membahas beberapa isu.

Dwi mengatakan dirinya bersama dengan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro membahas mengenai kerja sama dengan ExxonMobil. "Kami kan banyak kerja sama dengan Exxon," ujar Dwi yang dijumpai sesaat sebelum keluar dari Kemkeu, Senin (27/4).

Mengenai spesifik proyek yang dibicarakan tentang perusahaan migas asal Amerika Serikat tersebut, dirinya belum mau memberi tahu. "Kalau sudah ada hal-hal penting akan kami sampaikan pada media," terangnya.

Sebagai informasi, perusahaan minyak dan gas bumi (migas) sedang rame-rame mengembalikan blok migas kepada pemerintah. Mereka berdalih sumberdaya di blok migas tersebut kurang menguntungkan untuk dikembangkan.

Kontraktor yang menyerahkan blok migas adalah, ExxonMobil Oil Indonesia dan PT Niko Resources. ExxonMobil mengembalikan blok Cendrawasih di Papua. Sedangkan PT Niko Resources yang juga siap mengembalikan enam blok migas.

Blok Cendrawasih sudah dikembalikan sejak akhir 2014 lalu. Exxon mengembalikan blok ini karena hasil evaluasi atas eksplorasi yang dilakukan perusahaan di blok tersebut, ternyata tidak mendapatkan sesuai yang diharapkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×