kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Ini Wilayah dengan Pertumbuhan Penjualan Eceran Tertinggi pada Mei 2024


Selasa, 11 Juni 2024 / 14:24 WIB
Ini Wilayah dengan Pertumbuhan Penjualan Eceran Tertinggi pada Mei 2024
ILUSTRASI. Kinerja penjualan eceran pada Mei 2024 diperkirakan meningkat secara tahunan, meski terkontraksi secara bulanan./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/24/05/2024.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja penjualan eceran pada Mei 2024 diperkirakan meningkat secara tahunan, meski terkontraksi secara bulanan.

Hal ini tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Mei 2024 yang tercatat sebesar 233,9 atau secara tahunan tumbuh 4,7% yoy, meningkat dan kembali berada pada fase ekspansi setelah sebelumnya terkontraksi pada April 2024.

Berdasarkan kelompoknya, peningkatan penjualan terutama didorong oleh Subkelompok Sandang (7,0% yoy), Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau (6,0% yoy), serta Suku Cadang dan Aksesori (9,7% yoy).

Secara bulanan, kinerja penjualan eceran pada Mei 2024 diprakirakan terkontraksi 1,0% mtm setelah tumbuh 0,4% mtm pada April 2024.

Baca Juga: Laporan BI: Penjualan Eceran Turun 2,7% pada April 2024

Beberapa kelompok yang tercatat menurun dan berada pada fase kontraksi, antara lain Kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi (-10,4% mtm), Subkelompok Sandang (-7,0% mtm), serta Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau (-0,5% mtm) yang disebabkan oleh kembali normalnya aktivitas masyarakat pasca Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri.

Pada Mei 2024, penjualan eceran diperkirakan meningkat secara tahunan, namun terkontraksi secara bulanan pada beberapa kota cakupan survei.

Secara tahunan, beberapa kota yang tercatat meningkat antara lain Bandung (15,5% yoy), Makassar (11,7% yoy), dan Semarang (47,4% yoy).

Sementara itu, secara bulanan, beberapa kota diperkirakan terkontraksi, antara lain Medan (-13,0% mtm), Manado (-10,6% mtm) dan Jakarta (-7,0% mtm).

Adapun Kota Banjarmasin dan Semarang (termasuk Purwokerto) mencatatkan perbaikan, meski masih berada pada fase kontraksi masing-masing sebesar -3,0% mtm dan -9,1% mtm.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×