kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.950   -92,00   -0,51%
  • IDX 6.351   31,58   0,50%
  • KOMPAS100 836   4,28   0,51%
  • LQ45 635   0,01   0,00%
  • ISSI 220   2,06   0,95%
  • IDX30 356   -0,66   -0,18%
  • IDXHIDIV20 436   -2,79   -0,64%
  • IDX80 95   0,32   0,33%
  • IDXV30 120   -0,57   -0,48%
  • IDXQ30 114   -0,22   -0,19%

Ini update asumsi makroekonomi di APBN 2020 hingga kuartal I 2020, apa yang berubah?


Jumat, 01 Mei 2020 / 07:30 WIB


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Khomarul Hidayat

Harga minyak mentah indonesia (ICP), diasumsikan sebesar US$ 63/barel dalam APBN. Berdasarkan realisasi sampai dengan Maret 2020, harga ICP sebesar US$ 52,04/barel secara ytd, dan sebesar US$ 34,23 secara eop.

Harga minyak ini, dipengaruhi oleh penurunan harga minyak mentah dunia akibat dari merebaknya wabah virus Corona dan perang harga antara Rusia dengan Arab Saudi.

Selanjutnya, realisasi lifting minyak pada kuartal I-2020 tercatat sebesar 701.600 barel per hari (MBPOD). Ini masih lebih rendah dari target APBN sebesar 755.000 barel per hari. Terakhir, untuk lifting gas sampai kuartal I-2020 tercatat 1.048.000 barel setara minyak perhari, masih lebih rendah dari asumsi APBN sebesar 1.191.000 barel setara minyak per hari.

"Ini adalah konteks indikator ekonomi makro. Jika dilihat sepintas, sampai dengan Maret mungkin enggak terjadi banyak deviasi terutama di growth-nya. Untuk pertumbuhan ekonomi mungkin akan terlihat pada kuartal II-2020," kata Sri.

Baca Juga: Sri Mulyani: Pembuatan kebijakan bukan hasil konspirasi!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×