kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.939   104,00   0,58%
  • IDX 6.299   -76,31   -1,20%
  • KOMPAS100 819   -14,09   -1,69%
  • LQ45 623   -9,92   -1,57%
  • ISSI 219   -2,18   -0,99%
  • IDX30 345   -5,37   -1,53%
  • IDXHIDIV20 429   -4,96   -1,14%
  • IDX80 93   -1,50   -1,58%
  • IDXV30 117   -1,48   -1,24%
  • IDXQ30 111   -1,66   -1,48%

Ini sumber penyumbang kontraksi perekonomian Indonesia pada kuartal III 2020


Kamis, 05 November 2020 / 18:08 WIB
ILUSTRASI. Kepala BPS Suhariyanto dalam paparan terkait inflasi IHK Oktober 2020 di Kantor BPS Pusat, Jakarta, Senin (2/11). BPS: Sebagian besar wisatawan mancanegara masuk lewat jalur darat. Foto: Dok BPS.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2020 minus 3,49% yoy.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, bila dilihat berdasarkan lapangan usaha, perekonomian di kuartal III-2020 dipengaruhi oleh kontraksi dari beberapa sektor yang memberikan sumbangan terhadap kinerja perekonomian di periode tersebut.

“Sumber kontraksi terdalam dipicu industri pengolahan yang menyumbang 0,89%, kemudian diikuti oleh transportasi dan pergudangan 0,70%, dan perdagangan 0,66%,” ujar Suhariyanto, Kamis (5/11) via video conference.

Sektor industri pengolahan pada kuartal III-2020 mencatat kontraksi minus 4,31% yoy. Meski tumbuh negatif, pertumbuhannya membaik dari kuartal II-2020 yang sebesar minus 6,19% yoy.

Baca Juga: Ekonomi Indonesia masuk resesi, ini yang dilakukan pemerintah pada kuartal IV 2020

Sektor transportasi dan pergudangan pada kuartal III-2020 tercatat tumbuh minus 16,70% yoy. Meski memang memberi sumbangan pada kontraksi ekonomi, tetapi pertumbuhannya lebih tinggi daripada pertumbuhan di kuartal II-2020 yang sebesar minus 30,80% yoy.

Sementara itu, sektor perdagangan pada kuartal III-2020 tercatat minus 5,03% yoy. Kontraksinya juga membaik dari kuartal II-2020 yang terpuruk hingga minus 7,57% yoy.

Selanjutnya: Terdorong sentimen domestik dan global, IHSG diprediksi melanjutkan penguatan besok

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×