kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 17.886   -25,00   -0,14%
  • IDX 6.147   -46,20   -0,75%
  • KOMPAS100 792   -4,39   -0,55%
  • LQ45 606   -2,44   -0,40%
  • ISSI 215   -2,60   -1,20%
  • IDX30 336   -1,40   -0,42%
  • IDXHIDIV20 430   -1,07   -0,25%
  • IDX80 90   -0,46   -0,51%
  • IDXV30 117   -0,72   -0,61%
  • IDXQ30 110   -0,12   -0,11%

Ini strategi Jokowi hilangkan broker alutsista


Rabu, 20 Juli 2016 / 19:41 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Rapat Terbatas tentang Alutsista di Istana Presiden memutuskan mengubah pola pembelian alat persenjataan. Jika selama ini model pembelian masih membuka adanya celah keterlibatan dari perantara atau broker, mulai saat ini model tersebut dilarang.

Jokowi menyatakan, mulai saat ini pembelian alutsista dari negara lain akan dilakukan dengan pendekatan antara pemerintah Indonesia dengan negara tujuan. Langkah ini diambil dengan tujuan untuk menghindari penggelembungan harga dan manipulasi.

"Modelnya sekarang government to government ini sebagai uaya unyuk membentuk zona zero toleransi untuk korupsi," katanya di Jakarta Rabu (20/7).

Keberadaan broker dalam pengadaan alutsista dan persenjataan memang bukan merupakan rahasia umum. Silmy Karim, Dirut Pindad mengatakan, broker perdagangan senjata tidak hanya di Indonesia, tapi juga di dunia internasional.

Ryamizaryacudu, Menteri Pertahanan mengatakan, sebelum mendapat perintah untuk menghilangkan praktik broker, kementeriannya sudah terlebih dulu menghilangkan praktik tersebut. "Sejak jaman saya tidak ada lagi model bussiness to government, sudah G to G, sudah dihapus," katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×