kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Jokowi minta belanja alutsista dari domestik


Rabu, 20 Juli 2016 / 17:32 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Presiden Joko Widodo memerintahkan kepada para menterinya untuk segera membuat kerangka modernisasi alat utama sistem pertahanan ( alutsista ) di dalam negeri. Dia memerintahkan, kerangka modernisasi tersebut sudah bisa terlihat jelas pada tahun 2019 nanti.

Perintah tersebut dia berikan supaya pada tahun 2024 nanti Indonesia bisa memenuhi postur kekuatan pokok pertahanan minimumnya. "Sesuai renstra 2024, TNI AD memiliki alutsista berat seperti tank, heli serbu, persenjataan infanteri khusus, TNI AL punya kapal selam, kapal perang permukaan dan sistem pengintaian maritim, AU diperkuat pesawat jet tempur, sistem pertahanan rudal dan radar, maka itu segera buat," katanya saat membuka Rapat Terbatas tentang Modernisasi Alutsista di kantornya Rabu (20/7).

Selain membuat kerangka tersebut, dalam proses pengadaan, Jokowi juga memerintahkan dilakukan secara terbuka. Pengadaan juga diperintahkannya bisa dilakukan berdasarkan kebutuhan bukan keinginan.

Pengadaan alutsista juga dia perintahkan agar mengedepankan proses transfer teknologi bagi industri pertahanan dalam negeri. "Dahulukan ke sana, supaya pengembangan industri pertahanan nasional menuju kemandirian," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×