kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.015,18   6,97   0.69%
  • EMAS984.000 -0,10%
  • RD.SAHAM -1.86%
  • RD.CAMPURAN -0.70%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Ini Sederet Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Pandemi Covid-19


Jumat, 14 Januari 2022 / 06:30 WIB
Ini Sederet Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Pandemi Covid-19


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mantan Menteri Keuangan Chatib Basri mengungkapkan, pandemi Covid-19 tak hanya membawa krisis pada negara-negara di dunia. Pandemi ini rupanya juga membawa pelajaran berharga. 

“Setelah pandemi ini selesai, akan ada perubahan pola. Belajar dari yang telah terjadi. Jadi, life after the pandemic (kehidupan setelah pandemi),” ujar Chatib dalam Economic Outlook 2022 Mandiri Sekuritas, Rabu (12/1). 

Chatib menjabarkan beberapa hal yang bisa menjadi pembelajaran bagi negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. 

Pertama, menumbuhkan permintaan domestik merupakan salah satu hal yang sangat penting. Dalam hal ini, bila terjadi krisis global, negara-negara masih punya kekuatan untuk berdikari karena konsumsi dalam negeri masih terjaga. 

Kedua, diversifikasi basis rantai pasok, diversifikasi komoditas ekspor, juga negara tujuan ekspor. Bila kemudian salah satu terkena dampak dari krisis, masih ada tumpuan lain yang tetap menggerakkan perekonomian. 

Baca Juga: 5 Negara dengan Kasus Baru Covid-19 Tertinggi, Data Terkini WHO

Ketiga, memperkuat daya saing untuk menangkap relokasi investasi negara-negara maju. Dengan adanya pandemi, para investor sudah belajar untuk tidak menaruh asetnya hanya pada satu negara, tetapi disebar ke negara-negara yang sekiranya potensial. 

Seperti contohnya, pada masa pandemi banyak investasi yang lari dari China ke negara-negara Asia. “Para investor merasa ini sangat berisiko untuk meletakkan aset di dalam satu negara saja. Indonesia harus bisa menangkap ini,” katanya. 

Keempat, pengembangan teknologi digital. Dengan adanya pembatasan aktvitas, kehidupan sekarang sangat dibantu dengan adanya digital. 

Pertemuan secara daring, teknologi digital seperti 3D printings, Artificial Intelligent (AI) yang juga bisa membantu membuat keputusan yang prediktif. 

Kelima, meningkatkan kerjasama. Mulai sesuatu yang layak secara politik, tetapi memiliki dampak marjinal yang tinggi untuk reformasi di masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×