kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.971   60,00   0,33%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Ini rincian dugaan gratifikasi Menteri BUMN


Selasa, 22 September 2015 / 15:22 WIB


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Masinton Pasaribu, Anggota Komisi III DPR melaporkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno ke KPK karena diduga kuat telah menerima gratifikasi dari Direktur Utama PT Pelindo II, RJ Lino.

Menurut, Masinton, gratifikasi itu berlangsung pada tanggal 16 Maret 2015.

Gratifikasi berupa perabotan rumah yang kini tersimpan di rumah Menteri BUMN.

Rinciannya, kursi sofa tiga dudukan senilai Rp 35 juta, dua buah kursi sofa satu dudukan senilai Rp 50 juta, satu buah meja sofa senilai Rp 10 juta.

Lalu ada enam buah kursi makan seharga Rp 21 juta, satu buah meja makan senilai Rp 25 juta, dan satu set perlengkapan ruang senilai Rp 59 juta.

Masinton mengaku dia mendapatkan dokumen tersebut dari laporan masyarakat.

"Dana pengadaan tersebut dari perusahaan Pelindo," jelasnya, Selasa (22/9).

Namun, Masinton mengaku tidak mengetahui grativikasi tersebut terkait hal apa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×