kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.045   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.679   -160,98   -2,76%
  • KOMPAS100 750   -21,20   -2,75%
  • LQ45 566   -14,52   -2,50%
  • ISSI 199   -4,62   -2,27%
  • IDX30 321   -7,81   -2,38%
  • IDXHIDIV20 397   -10,10   -2,48%
  • IDX80 85   -2,23   -2,55%
  • IDXV30 108   -3,62   -3,25%
  • IDXQ30 104   -2,35   -2,21%

Ini penyebab konsumsi rumah tangga di kuartal IV-2019 lesu


Rabu, 05 Februari 2020 / 14:21 WIB
ILUSTRASI. Konsumsi rumah tangga di tiga bulan terakhir tahun 2019 lebih lesu dibanding periode yang sama pada tahun 2018


Reporter: Grace Olivia | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan pengeluaran konsumsi rumah tangga pada kuartal IV-2019 lebih lesu yaitu hanya 4,97% secara year-on-year (yoy). 

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, konsumsi rumah tangga pada kuartal empat tahun lalu tumbuh lebih lambat dibandingkan kuartal-kuartal sebelumnya, maupun dibandingkan dengan pertumbuhan di kuartal empat tahun-tahun sebelumnya. 

Lebih rinci, Suhariyanto menjelaskan, perlambatan konsumsi rumah tangga di kuartal IV-2019 terjadi seiring dengan melandainya pertumbuhan sejumlah komponen konsumsi. 

Baca Juga: PDB Indonesia tumbuh 5,02% sepanjang tahun 2019 lalu

Konsumsi untuk subkomponen pakaian, alas kaki, dan jasa perawatannya, misalnya, tumbuh 3,76% yoy atau lebih rendah dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang tumbuh 4,12%. 

Begitu juga dengan subkomponen transportasi dan komunikasi yang tumbuh 4,37% yoy, juga lebih rendah dibandingkan dengan kuartal empat tahun sebelumnya yang mencapai 5,89% yoy. 

Baca Juga: Konsumsi domestik masih jadi penopang pertumbuhan PDB Indonesia di tahun 2019 lalu




TERBARU

[X]
×