kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.985   -57,00   -0,32%
  • IDX 6.342   22,23   0,35%
  • KOMPAS100 833   1,30   0,16%
  • LQ45 634   -1,37   -0,22%
  • ISSI 219   1,52   0,70%
  • IDX30 356   -1,12   -0,31%
  • IDXHIDIV20 436   -2,58   -0,59%
  • IDX80 95   0,04   0,04%
  • IDXV30 120   -0,41   -0,34%
  • IDXQ30 113   -0,48   -0,42%

Ini penyebab konsumsi rumah tangga di kuartal IV-2019 lesu


Rabu, 05 Februari 2020 / 14:21 WIB
ILUSTRASI. Konsumsi rumah tangga di tiga bulan terakhir tahun 2019 lebih lesu dibanding periode yang sama pada tahun 2018


Reporter: Grace Olivia | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan pengeluaran konsumsi rumah tangga pada kuartal IV-2019 lebih lesu yaitu hanya 4,97% secara year-on-year (yoy). 

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, konsumsi rumah tangga pada kuartal empat tahun lalu tumbuh lebih lambat dibandingkan kuartal-kuartal sebelumnya, maupun dibandingkan dengan pertumbuhan di kuartal empat tahun-tahun sebelumnya. 

Lebih rinci, Suhariyanto menjelaskan, perlambatan konsumsi rumah tangga di kuartal IV-2019 terjadi seiring dengan melandainya pertumbuhan sejumlah komponen konsumsi. 

Baca Juga: PDB Indonesia tumbuh 5,02% sepanjang tahun 2019 lalu

Konsumsi untuk subkomponen pakaian, alas kaki, dan jasa perawatannya, misalnya, tumbuh 3,76% yoy atau lebih rendah dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang tumbuh 4,12%. 

Begitu juga dengan subkomponen transportasi dan komunikasi yang tumbuh 4,37% yoy, juga lebih rendah dibandingkan dengan kuartal empat tahun sebelumnya yang mencapai 5,89% yoy. 

Baca Juga: Konsumsi domestik masih jadi penopang pertumbuhan PDB Indonesia di tahun 2019 lalu




TERBARU

[X]
×