kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.620   67,00   0,38%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ini penyebab defisit transaksi berjalan melebar di kuartal kedua


Jumat, 09 Agustus 2019 / 19:20 WIB


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Sementara untuk angka Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tercatat defisit sebesar US$ 2 miliar. Meski begitu, sepanjang semester I-2019 masih surplus US$ 400 juta.

Menurut David, ini merupakan konsekuensi dari transaksi berjalan yang defisit dan tidak diimbangi dengan masuknya modal. Untuk ke depannya, David melihat arus modal masih cukup baik dan menurutnya investasi langsung akan membaik di kuartal IV 2019.

"Untuk total NPI nanti saya lihat antara surplus US$ 1 miliar. Yah, plus satu minus satu," tambah David.

Baca Juga: BI optimistis dana asing tetap mengalir ke pasar domestik dalam jangka panjang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×