kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.971   60,00   0,33%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Ini penjelasan Jokowi soal kereta cepat


Jumat, 04 September 2015 / 14:23 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memutuskan tidak akan membangun kereta api cepat Jakarta-Bandung. Sebab, menurut hasil tim penilai, untuk Jakarta-Bandung lebih cocok dibangun kereta berkecepatan sedang.

Nah, pembangunan kereta sedang ini akan kembali ditawarkan kepada investor. Namun, Jokowi menegaskan pembangunannya tidak akan memakai dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Baik APBN secara langsung atau tidak, tidak akan digunakan untuk membangun proyek ini," ujar Jokowi, Jumat (4/9) di Jakarta.

Selain itu, pemerintah juga tidak akan menyediakan dana jaminan dalam bentuk apapun. Karena itu, pembangunanya akan dilakukan melalui skema kerjasama Business-to-Business.

Terkait hal tersebut, Jokowi memerintahkan Menteri Badan Usaha Milik Nenagara untuk menindaklanjutinya. Dalam penjelasannya, Jokowi juga mengatakan pemerintah akan mengembangkan kereta api cepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×