kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Ini penjelasan Jokowi soal kereta cepat


Jumat, 04 September 2015 / 14:23 WIB
Ini penjelasan Jokowi soal kereta cepat


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memutuskan tidak akan membangun kereta api cepat Jakarta-Bandung. Sebab, menurut hasil tim penilai, untuk Jakarta-Bandung lebih cocok dibangun kereta berkecepatan sedang.

Nah, pembangunan kereta sedang ini akan kembali ditawarkan kepada investor. Namun, Jokowi menegaskan pembangunannya tidak akan memakai dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Baik APBN secara langsung atau tidak, tidak akan digunakan untuk membangun proyek ini," ujar Jokowi, Jumat (4/9) di Jakarta.

Selain itu, pemerintah juga tidak akan menyediakan dana jaminan dalam bentuk apapun. Karena itu, pembangunanya akan dilakukan melalui skema kerjasama Business-to-Business.

Terkait hal tersebut, Jokowi memerintahkan Menteri Badan Usaha Milik Nenagara untuk menindaklanjutinya. Dalam penjelasannya, Jokowi juga mengatakan pemerintah akan mengembangkan kereta api cepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×