kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Ini opsi pembatasan BBM dari BKF


Jumat, 15 Maret 2013 / 16:28 WIB
ILUSTRASI. Nasabah mengamati beberapa logo asuransi jiwa ./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/30/07/2021.


Reporter: Herlina KD | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Badan Kebijakan Fiskal (BKF) saat ini tengah mengkaji alternatif pengendalian konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Selain opsi pembatasan BBM, BKF akan mengkaji opsi perluasan konversi BBM ke bahan bakar gas (BBG) dan memperbaiki kebijakan pemberian subsidi yang lebih tepat sasaran.

Kepala Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Badan Kebijakan Fiskal Rofyanto Kurniawan mengungkapkan, BKF masih melakukan simulasi dari berbagai alternatif opsi pengendalian konsumsi BBM bersubsidi.

"Nantinya pemerintah akan memilih opsi yang risikonya paling kecil terhadap perekonomian dan kami perlu mengambil kebijakan yang bisa dijalankan dengan cepat," ujarnya Jumat (15/3). Saat ini, pemerintah masih membuka alternatif opsi yang ada.

Selain memperluas cakupan wilayah pembatasan, pemerintah juga bakal meningkatkan program konversi energi. Sebelumnya, Menteri Keuangan Agus Martowardojo bilang, meski menyiapkan opsi pengendalian konsumsi BBM bersubsidi, pemerintah tidak menutup peluang melakukan penyesuaian harga BBM bersubsidi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×