kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.090   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.073   33,62   0,56%
  • KOMPAS100 796   7,74   0,98%
  • LQ45 604   5,48   0,92%
  • ISSI 210   0,48   0,23%
  • IDX30 342   3,09   0,91%
  • IDXHIDIV20 426   3,74   0,89%
  • IDX80 91   0,79   0,88%
  • IDXV30 116   0,50   0,44%
  • IDXQ30 110   0,95   0,87%

Ini kata pengusaha soal kontroversi Trump


Selasa, 12 Desember 2017 / 09:55 WIB


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kalangan dunia usaha melihat, ekonomi pada 2018 akan lebih baik daripada tahun ini. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani menyatakan, faktor dari konflik Palestina-Israel yang memanas saat ini tidak berpengaruh ke perdagangan.

“Mudah-mudahan tidak ke perdagangan. Justru ada momentum supaya perdagangan antarnegara lebih meningkat,” kata Rosan di Jakarta, Senin (11/12).

Rosan melanjutkan, pemerintah dan dunia sudah mengantisipasi akan banyak kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Mulai dari kebijakan ekonomi hingga kebijakan politiknya.

“Orang makin lama makin terbiasa dengan hal-hal aneh. Semoga tidak berdampak ke perdagangan,” ucapnya.

Adapun dia menyatakan bahwa faktor dari luar ini tidak mengganggu hubungan pengusaha antarnegara. “Tidak lah. Jalan saja perdagangan. Dagang saja,” katanya.

Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, pemerintah belum bisa menghitung dampak dari konflik ini terhadap perekonomian di Indonesia. "Itu belum bisa dihitung," katanya.

Menurutnya, pengakuan konflik ini masih berproses, mengingat sejumlah negara dunia mendesak agar AS menarik kebijakannya yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×