kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Ini fokus Muhammad Lutfi setelah dilantik menjadi Mendag


Rabu, 23 Desember 2020 / 11:07 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo bersama Wapres Maruf Amin mengumumkan Muhammad Lutfi (kanan) sebagai Menteri Perdagangan saat perombakan kabinet di Istana Merdeka, Selasa, 22 Desember 2020.


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perdagangan yang baru dilantik Muhammad Lutfi akan fokus memulihkan daya beli di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Lutfi bilang pandemi Covid-19 telah melemahkan sejunlah sektor termasuk ekonomi. Memastikan kelancaran arus barang menjadi agenda utama Lutfi.

"Saya juga ingin memastikan bahwa arus barang berjalan dengan baik dan ini adalah bagian untuk kepercayaan kepada masyarakat untuk segera memulihkan daya beli," ujar Lutfi usai dilantik di Istana Negara, Rabu (23/12).

Selain itu Lutfi juga akan mendorong produk ekspor Indonesia. Ia menegaskan akan memastikan produk ekspor Indonesia dapat berkompetisi dengan baik.

Baca Juga: Ketua DPP PKB menyebut menteri perdagangan M Lutfi merupakan kader partainya

Selain itu peningkatan mutu produk juga akan didorong selama ia menjalankan tugasnya. Hal itu dengan membuat produk Indonesia layak ekspor dan memiliki nilai kompetitif.

"Ini adalah bagian daripada perbaikan daripada ekonomi nasional dan diharapkan bisa menjadi daya ungkit baru untuk tumbuhnya pertumbuhan ekonomi yang sehat," terang Lutfi.

Sebelum menjabat sebagai Mendag di Kabinet Indonesia Maju, Lutfi sebelumnya bertugas sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat. Lutfi menggantikan Menteri Perdagangan sebelumnya yakni Agus Suparmanto.

Selanjutnya: Presiden Jokowi lantik menteri dan wamen Kabinet Indonesia Maju, Rabu (23/12) pagi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×