kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.015   52,00   0,29%
  • IDX 5.774   78,50   1,38%
  • KOMPAS100 749   13,86   1,89%
  • LQ45 569   11,92   2,14%
  • ISSI 200   1,33   0,67%
  • IDX30 322   6,75   2,14%
  • IDXHIDIV20 397   7,89   2,03%
  • IDX80 85   1,63   1,95%
  • IDXV30 108   1,54   1,45%
  • IDXQ30 104   1,82   1,78%

Ini faktor penyebab elektabilitas Jokowi meroket


Rabu, 23 Oktober 2013 / 21:55 WIB
ILUSTRASI. Bank Jago


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Peneliti senior dari Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo menilai, meroketnya elektabilitas Joko Widodo dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Faktor pertama adalah masyarakat merindukan pemimpin yang merakyat, sederhana, bersih dan jujur.

"Jokowi merupakan tokoh yang dipersepsikan merakyat, sederhana, bersih dan juga jujur. Jokowi merupakan pribadi yang apa adanya," kata Karyono di Jakarta, Rabu (23/10/2013).

Karyono menuturkan, elektabilitas Jokowi yang semakin hari semakin naik karena masyarakat tidak puas terhadap kinerja pemerintah. Namun, munculnya Jokowi dianggap dapat menyelesaikan masalah.

Kedua, masyarakat juga jenuh dengan tokoh yang dinilai hanya itu-itu saja. Masyarakat ingin pemimpin yang bekerja sungguh-sungguh, bukan hanya menyebarkan janji saat kampanye.

"Jokowi memiliki bukti kinerja yang dianggap masyarakat memuaskan," ucapnya.

Ketiga, kata Karyono, track record yang dimiliki Jokowi juga satu di antara banyak faktor yang membuat elektabilitas orang nomor satu di ibukota itu tinggi.

Keempat, Kepribadian Jokowi yang sering blusukan dinilai rakyat adalah sebuah nilai tambah yang ingin selalu mendekatkan diri ke masyarakat.

"Masyarakat bisa membedakan mana blusukan asli dan yang dibuat-buat," katanya. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×