kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ini deretan keunggulan aplikasi Simkah Web yang dirilis Kemnag


Selasa, 13 November 2018 / 15:09 WIB
Ini deretan keunggulan aplikasi Simkah Web yang dirilis Kemnag
ILUSTRASI. Kartu Nikah


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Agama (Kemnag) telah meluncurkan Sistem Informasi Manajemen Nikah berbasis Website (Simkah Web) pada (8/11) lalu. Aplikasi ini merupakan pengembangan dari aplikasi Simkah generasi pertama yang berbasis desktop.

Simkah Web juga dirancang untuk mempermudah pengelolaan administrasi nikah dan rujuk pada KUA dengan dukungan validitas data yang terintegrasi dengan data kependudukan dan catatan sipil.

Ada sejumlah keuntungan aplikasi ini diantaranya, pertama, mudah digunakan karena input data yang dilakukan cukup memasukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) maka formulir nikah sudah terisi dengan data-data isian yang diperlukan dalam membuat akta nikah, buku nikah dan kartu nikah.

Kedua, aplikasi Simkah dilengkapi fitur untuk mencetak kartu nikah dan survey kepuasaan masyarakat. Ketiga, menyediakan menu layanan publik yang dapat diakses secara online yaitu pendaftaran nikah.

Keempat, dapat diintegrasikan ke berbagai aplikasi layanan yang sesuai dengan kebutuhan seperti aplikasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) online yang saat ini sedang dalam proses integrasi. 

Kelima, pelaporan data peristiwa nikah dengan variable data yang diinput dapat ditampilkan dalam bentuk data statistik seperti data usia nikah, pendidikan dan pekerjaan.

"Kami juga melaporkan bahwa aplikasi Simkah Web ini sudah diujicobakan kepada KUA di seluruh provinsi sejak Juni 2018. Kami mengapresiasi provinsi yang sudah 100% menggunakan Simkah Web yaitu provinsi DI Yogyakarta. Sedangkan yang paling banyak melakukan aktivasi Simkah Web yaitu provinsi Jawa Barat," kata Direktur Jenderal Bina Masyarakat Islam (Bimas) Kemnag Muhammadiyah Amin, Selasa (13/11).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×