kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ini daftar 7 kandidat vaksin yang perkembangannya paling maju di dunia


Jumat, 07 Agustus 2020 / 06:48 WIB
Ini daftar 7 kandidat vaksin yang perkembangannya paling maju di dunia
ILUSTRASI. Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito memberikan penjelasan peningkatan kasus corona di DKI Jakarta Selasa (28/7). 


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Vaksin Covid-19 menjadi hal yang dinanti-nanti warga dunia. Saat ini, ada tujuh kandidat vaksin di dunia yang perkembangannya paling maju. Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, ketujuhnya tengah menjalani uji klinis tahap ketiga. 

Berikut daftarnya:

1. Vaksin dari Sinovac, Wuhan Institute of Biological Product bekerja sama dengan Sinopharm

2. Vaksin dari Pfizer 

3. Vaksin dari BioNTech

4. Vaksin dari University of Oxford bekerja sama dengan Astrazeneca  

5. Vaksin dari Moderna 

6. Vaksin dari University Of Melbourne 

7. Vaksin dari Murdoch Children Research Institute

Baca Juga: Trump: AS mungkin punya vaksin virus corona sebelum November

Wiku menambahkan, uji klinis tahap ketiga ini diberikan kepada ribuan orang untuk memastikan keamanannya termasuk efek samping yang jarang terjadi serta keefektifannya. Guru Besar Universitas Indonesia ini juga mengatakan semua pihak yang ada di dunia berusaha untuk mendapatkan vaksin yang aman dan efektif untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, termasuk Indonesia. 

"Kami juga tetap berusaha keras agar bisa mendapatkan vaksin ini dalam jumlah yang besar untuk bisa melindungi rakyat Indonesia lainnya," lanjut Wiku dalam keterangan pers di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (6/8/2020). 




TERBARU

[X]
×