kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.763   70,00   0,40%
  • IDX 6.464   27,31   0,42%
  • KOMPAS100 853   2,65   0,31%
  • LQ45 649   1,85   0,29%
  • ISSI 224   1,25   0,56%
  • IDX30 360   1,60   0,45%
  • IDXHIDIV20 450   2,84   0,64%
  • IDX80 97   0,30   0,31%
  • IDXV30 124   0,58   0,47%
  • IDXQ30 116   0,60   0,52%

Ini besaran penghematan yang dilakukan pemerintah pasca pangkas alokasi THR


Jumat, 17 April 2020 / 16:19 WIB
ILUSTRASI. Aparatur Sipil Negara (ASN) Bagian umum Sekretariat Pemerintah Kota Banda Aceh kembali beraktivitas pada hari pertama masuk kerja di Banda Aceh, Aceh, Senin (10/6/2019).


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah membuat keputusan mengenai pemberian tunjangan hari raya (THR) bagi pegawai aparatur sipil negara (ASN) di tengah wabah virus Corona.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, ASN yang akan mendapatkan THR di tahun ini hanya untuk pejabat Eselon golongan III ke bawah, termasuk juga untuk pejabat fungsional yang setara dengan pejabat Eselon golongan III ke bawah.

Baca Juga: Ikut berisiko terpapar corona, Baznas Bazis DKI bagi-bagi face shield ke wartawan

Selain itu, THR kepada para pensiunan juga akan dibayarkan dengan besaran yang sesuai dengan tahun sebelumnya.

Tak hanya memangkas alokasi THR bagi para pejabat, pemerintah juga akan menghilangkan komponen tunjangan kinerja (tukin) pada penghitungan THR tahun ini. Nantinya, komponen THR ini hanya akan berisi gaji pokok dan tunjangan yang melekat pada pegawai, seperti tunjangan keluarga.

"Karena kami tidak membayarkan THR yang memasukkan tukin dan juga karena adanya pembatasan itu, kami bisa mengurangi anggaran THR-nya itu hampir sekitar Rp 5,5 triliun," ujar Sri di dalam telekonferensi daring, Jumat (17/4).

Baca Juga: Catat, paling cepat THR untuk PNS cair 10 hari sebelum Lebaran




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×