kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.858   15,00   0,09%
  • IDX 8.219   -46,77   -0,57%
  • KOMPAS100 1.159   -9,24   -0,79%
  • LQ45 830   -9,05   -1,08%
  • ISSI 295   -1,17   -0,40%
  • IDX30 433   -3,18   -0,73%
  • IDXHIDIV20 517   -4,08   -0,78%
  • IDX80 129   -1,13   -0,87%
  • IDXV30 143   -0,47   -0,33%
  • IDXQ30 140   -1,39   -0,99%

Ini alasan peningkatan kebutuhan pembiayaan korporasi


Minggu, 20 Desember 2020 / 18:49 WIB
Ini alasan peningkatan kebutuhan pembiayaan korporasi
ILUSTRASI. Bank Indonesia. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana


Reporter: Bidara Pink | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) melihat kebutuhan pembiayaan korporasi semakin meningkat pada November 2020. 

Hal ini terlihat dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) dari hasil survei permintaan pembiayaan perbankan korporasi yang sebesar 12,1% atau lebih tinggi dibandingkan SBT 2,3% pada bulan sebelumnya.

“Meningkatnya kebutuhan pembiayaan korporasi pada November 2020 didukung oleh beberapa alasan peningkatan, terutama untuk mendukung aktivitas operasional,” ujar bank sentral dalam laporannya. 

Tercatat, sebanyak 79,1% lapangan usaha yang membutuhkan pembiayaan untuk mendkung aktivitas operasionalnya. Ini naik dari bulan Oktober 2020 yang sebesar 77,1%. 

Baca Juga: Tahun depan, pemerintah bakal tambah utang sebesar US$ 5 miliar

Kemudian, sebanyak 24,4% lapangan usaha membutuhkan pembiayaan untuk mendukung aktivitas investasi. Ini meningkat dari bulan sebelumnya yang sebesar 19,3%. 

Sementar aitu, lapangan usaha yang membutuhkan pembiayaan untuk mendukung pemulihan pasca new normal tercatat sebesar 38,4% atau cenderung stabil dari bulan Oktober 2020 yang tercatat 38,6%. 

Lalu, lapangan usaha yang membutuhkan pembiayaan untuk membayar kewajiban yang jatuh tempo tercatat 38,4% atau menurun dari Oktober 2020 yang sebesar 42,2%. 

Selanjutnya: Sejumlah sektor ini mencatat peningkatan kebutuhan pembiayaan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×