kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Ini alasan pemerintah tak pertimbangkan opsi lockdown untuk tangani wabah corona


Selasa, 21 April 2020 / 17:24 WIB
Ini alasan pemerintah tak pertimbangkan opsi lockdown untuk tangani wabah corona
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani (kanan) berbincang dengan Dirjen Anggaran Askolani (tengah) dan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara sebelum menyampaikan keterangan pers realisasi APBN 2019 di kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Selasa (24/9/2019).


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Noverius Laoli

Askolani menjelaskan, melalui PSBB ini pemerintah juga memberikan kompensasi kepada masyarakat yang tidak bisa bekerja, dengan berbagai bantuan yang termasuk ke dalam jaring pengaman sosial. Seperti melalui kartu prakerja, bantuan langsung tunai (BLT), dan lain sebagainya.

Namun demikian, ia mengungkapkan yang menjadi perhatian pemerintah ke depannya adalah mengenai disiplin masyarakat. Di mana, disiplin ini menjadi kunci dan agar kebijakan PSBB bisa maksimal.

Baca Juga: Dampak wabah corona, 970 perusahaan di Sulsel PHK dan rumahkan 12.197 karyawan

"Kalau disiplin tidak dilakukan dengan baik dan ketat, maka PSBB ini bisa menjadi tidak efektif.

Terlebih penanganan Corona ini bukan hanya oleh pemerintah, tetapi dari masing-masing masyarakat juga agar kita dapat mengatasi penyebaran wabah ini bersama-sama," kata Askolani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×