kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Inggris Tertarik Berinvestasi di Sektor Manufaktur


Jumat, 23 Juli 2010 / 16:44 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Inggris berkomitmen menambah investasi di Indonesia. Negeri Ratu Elizabeth itu menjanjikan investasi yang lebih besar di kemudian hari.

"Jadi pengusaha Inggris bisa menanamkan modal lebih tapi Inggris juga terbuka bagi pengusaha Indonesia. Kami sepakat menghindari proteksionisme," ucap Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy usai bertemu dengan Menko Perekonomian Hatta Rajasa, jumat (23/7).

Menurut Jeremy, negara-negara di ASEAN memiliki potensi yang besar untuk mengalami pertumbuhan ekonomi. "Kami ingin bekerjasama lebih dekat dengan Indonesia," lanjutnya.

Browne mengatakan pemerintah maupun pengusaha Inggris menilai Indonesia merupakan tempat yang baik sebagai tempat berinvestasi. "Inggris tertarik dengan manufaktur, sektor keuangan seperti asuransi dan perbankan," paparnya.

Sayang dia belum dapat mengungkapkan berapa nilai investasi yang bakal ditanamkan pengusaha Inggris ke Indonesia.

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa mengaku telah membicarakan kerjasama dengan pemerintah Inggris. Kedua pemerintahan itu sepakat untuk meningkatkan kerjasama. "Tidak hanya ekononomi tapi regional ASEAN. Pengusaha-pengusaha Inggris ingin meningkatkan investasi di Indonesia," ucap Hatta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×