kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Inflasi tinggi, BI rate tak perlu naik lagi


Senin, 01 Desember 2014 / 17:48 WIB
Inflasi tinggi, BI rate tak perlu naik lagi
ILUSTRASI. Cara share musik di Instagram notes. 


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Inflasi pada bulan November tercatat 1,50%. Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi pada bulan Desember akan naik menjadi 2%-2,2%.

Ekonom Danamon Dian Ayu Yustina berpendapat, inflasi yang terjadi pada bulan November memang lebih tinggi daripada ekspektasi. Hal ini disebabkan efek langsung harga makanan yang memang telah diantisipasi sejak jauh hari sebelum adanya pengumuman kenaikan harga BBM.

Dian memprediksi, inflasi hingga akhir tahun akan berada pada level 7,3%. Dengan adanya kenaikan suku bunga sebesar 25 bps yang dilakukan oleh BI kemarin diharapan bisa menyesuaikan inflasi lebih cepat lagi.

"Maka dari itu, kami memprediksi inflasi pada akhir tahun 2015 bisa turun ke 5%," papar Dian. Ekonom DBS Gundy Cahyadi melihat, inflasi yang terjadi saat ini adalah sementara. Maka dari itu, BI tidak perlu menaikkan lagi suku bunganya. Gundy melihat, puncak inflasi akan terjadi pada Januari atau Februari di mana pada saat itu inflasi tahunan bisa mencapai 7,8%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×