kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Inflasi pekan pertama April diprediksi 0,11%


Rabu, 11 April 2018 / 22:38 WIB
Inflasi pekan pertama April diprediksi 0,11%
ILUSTRASI. Tekanan inflasi membebani pertumbuhan ekonomi


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berdasarkan survei mingguan pergerakan Indeks Harga Konsumen (IHK) Bank Indonesia (BI) pada pekan pertama April diperkirakan mengalami inflasi sebesar 0,11%.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, survei pekan pertama itu melaporkan bahwa pergerakan harga bawang merah dan cabai merah menjadi pendorong inflasi di awal bulan April.

“Yang perlu mendapatkan perhatian bawang merah dan cabai merah,” ujar Agus di Gedung DPR RI, Rabu (11/4).

Oleh karena itu, ia memperkirakan bahwa harga pangan (volatile food) masih akan menjadi pendorong inflasi ketimbang kelompok harga yang diatur pemerintah (administered prices).

Sebab, pemerintah sendiri telah menjamin harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan tarif listrik tidak naik hingga 2019 mendatang.

"Kalau ada kenaikan akan diinfokan di awal agar waktunya tepat sehingga inflasi terjaga. Kami sambut baik ini. Tiga tahun terakhir inflasi kita sesuai range bahkan 2018 ditargetkan turun," jelasnya.

Oleh karena tekanan inflasi yang minim, ia optimistis inflasi akan terjaga di target bank sentral tahun ini yaitu 3,5% plus minus 1%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×