kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.840.000   -44.000   -1,53%
  • USD/IDR 17.174   -32,00   -0,19%
  • IDX 7.594   -39,89   -0,52%
  • KOMPAS100 1.050   -4,57   -0,43%
  • LQ45 756   -3,02   -0,40%
  • ISSI 275   -1,90   -0,69%
  • IDX30 401   -1,97   -0,49%
  • IDXHIDIV20 490   -0,83   -0,17%
  • IDX80 118   -0,43   -0,36%
  • IDXV30 138   -1,24   -0,89%
  • IDXQ30 129   -0,39   -0,30%

Inflasi pekan pertama April diprediksi 0,11%


Rabu, 11 April 2018 / 22:38 WIB
ILUSTRASI. Tekanan inflasi membebani pertumbuhan ekonomi


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berdasarkan survei mingguan pergerakan Indeks Harga Konsumen (IHK) Bank Indonesia (BI) pada pekan pertama April diperkirakan mengalami inflasi sebesar 0,11%.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, survei pekan pertama itu melaporkan bahwa pergerakan harga bawang merah dan cabai merah menjadi pendorong inflasi di awal bulan April.

“Yang perlu mendapatkan perhatian bawang merah dan cabai merah,” ujar Agus di Gedung DPR RI, Rabu (11/4).

Oleh karena itu, ia memperkirakan bahwa harga pangan (volatile food) masih akan menjadi pendorong inflasi ketimbang kelompok harga yang diatur pemerintah (administered prices).

Sebab, pemerintah sendiri telah menjamin harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan tarif listrik tidak naik hingga 2019 mendatang.

"Kalau ada kenaikan akan diinfokan di awal agar waktunya tepat sehingga inflasi terjaga. Kami sambut baik ini. Tiga tahun terakhir inflasi kita sesuai range bahkan 2018 ditargetkan turun," jelasnya.

Oleh karena tekanan inflasi yang minim, ia optimistis inflasi akan terjaga di target bank sentral tahun ini yaitu 3,5% plus minus 1%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×