kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Inflasi pekan pertama April diprediksi 0,11%


Rabu, 11 April 2018 / 22:38 WIB
ILUSTRASI. Tekanan inflasi membebani pertumbuhan ekonomi


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berdasarkan survei mingguan pergerakan Indeks Harga Konsumen (IHK) Bank Indonesia (BI) pada pekan pertama April diperkirakan mengalami inflasi sebesar 0,11%.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, survei pekan pertama itu melaporkan bahwa pergerakan harga bawang merah dan cabai merah menjadi pendorong inflasi di awal bulan April.

“Yang perlu mendapatkan perhatian bawang merah dan cabai merah,” ujar Agus di Gedung DPR RI, Rabu (11/4).

Oleh karena itu, ia memperkirakan bahwa harga pangan (volatile food) masih akan menjadi pendorong inflasi ketimbang kelompok harga yang diatur pemerintah (administered prices).

Sebab, pemerintah sendiri telah menjamin harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan tarif listrik tidak naik hingga 2019 mendatang.

"Kalau ada kenaikan akan diinfokan di awal agar waktunya tepat sehingga inflasi terjaga. Kami sambut baik ini. Tiga tahun terakhir inflasi kita sesuai range bahkan 2018 ditargetkan turun," jelasnya.

Oleh karena tekanan inflasi yang minim, ia optimistis inflasi akan terjaga di target bank sentral tahun ini yaitu 3,5% plus minus 1%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×