kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Inflasi landai, daya beli lemah, rangking EODB


Kamis, 02 November 2017 / 07:20 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Daya beli konsumen pada Oktober 2017 kembali menunjukkan perlemahan. Ini terindikasi dari data inflasi pada periode yang sangat rendah.

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan angka inflasi Oktober 2017 hanya 0,01%, turun dari sebulan sebelumnya yang mencapai 0,13%. Inflasi inti yang menjadi indikator daya beli konsumen juga turun. Ada apa?

Padahal, jelang akhir tahun biasanya konsumsi masyarakat meningkat. Simak penjelasannya di halaman 2 Harian KONTAN edisi Kamis (2/11).

Selain itu, kami juga mengulas berita tentang kenaikan peringkat Indonesia dalam hal kemudahan berbisnis atau ease of doing business (EODB) tahun 2018 yang meningkat dari 91 menjadi 72.

Namun, dibalik prestasi itu, masih ada sejumlah kekurangan. Ini pula yang menimbulkan ketidakpuasan Presiden Joko Widodo. Apa saja?

Kami juga mengulas berita tentang indeks produksi industri manufaktur pada kuartal III 2017 yang mencapai titik tertinggi dalam dua tahun terakhir. Akankah hal itu bisa menjadi good news bagi perekonomian nasional?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×