kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Inflasi Agustus lebih tinggi dari perkiraan analis


Senin, 03 September 2012 / 13:08 WIB
Inflasi Agustus lebih tinggi dari perkiraan analis
ILUSTRASI. Furnitur kayu perlu dirawat dengan baik supaya awet.


Reporter: Herlina KD, Edy Can, Bloomberg | Editor: Edy Can

JAKARTA.Laju inflasi Agustus lalu lebih tinggi dari perkiraan 27 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg. Nilai tengah hasil survei itu menunjukkan laju inflasi berkisar 4,41%.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju inflasi Agustus lalu sebesar 0,95%. Dengan demikian, laju inflasi tahun kalender 2012 mencapai 3,48%. Sementara laju inflasi year on year mencapai 4,58%.

Kepala BPS Suryamin mengatakan, pengerek laju inflasi yang paling utama adalah bahan makanan. Kelompok bahan makanan menyumbang inflasi sebesar 1,48%. Harga komoditas yang naik diantaranya ikan segar, tahu, tempe, daging sapi, kacang panjang, daging ayam dan sebagainya.

Selain bahan makanan, penyumbang inflasi Agustus lainnya adalah kelompok pendidikan. Ini karena adanya kenaikan uang sekolah dan kuliah.

Laju inflasi Agustus ini secara tak terduga lebih tinggi dari perkiraan Bank Indonesia. Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution memperkirakan, laju inflasi sehabis Lebaran ini mencapai 0,7% hingga 0,8%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×