kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.922   52,00   0,29%
  • IDX 5.680   -141,04   -2,42%
  • KOMPAS100 733   -19,02   -2,53%
  • LQ45 559   -13,71   -2,39%
  • ISSI 197   -4,23   -2,10%
  • IDX30 318   -7,23   -2,22%
  • IDXHIDIV20 392   -8,58   -2,14%
  • IDX80 83   -2,13   -2,50%
  • IDXV30 106   -1,93   -1,78%
  • IDXQ30 103   -2,20   -2,10%

Indonesia-Turki pererat kerjasama perdagangan CPO


Minggu, 20 Juli 2014 / 16:31 WIB
ILUSTRASI. Vivo Y21


Reporter: Handoyo | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Menteri Perdagangan Indonesia dan Menteri Ekonomi Turki akan bertemu pada awal September 2014 untuk membahas kerjasama antara kedua negara. Menurut Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, pertemuan itu untuk membentuk pengaturan kerja sama yang lebih konkret antara ke dua negara.

Untuk itu Mendag mengusulkan untuk dibentuk suatu paket kecil yang dapat membuahkan hasil dalam jangka sangat pendek (quick wins). “Bagi Indonesia, Turki diperlukan untuk menjadi pintu gerbang pengembangan pasar ke Eropa dan Asia Barat untuk crude palm oil (CPO) sebagai pengganti rapeseed atau bunga matahari, bio-diesel, produk kayu, dan produk karet." kata Lutfi dalam siaran persnya, kemarin.

Lutfi menambahkan, CPO sendiri memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi karena bisa tujuh kali lipat lebih murah dibanding jenis-jenis komoditas lain sehingga dapat menjadi tren baru bagi perkembangan pasar di Turki. Rencananya, dalam pertemuan lanjutan tersebut Kedua pihak akan membawa serta kalangan usaha di bidang produk unggulan masing-masing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×