kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Indonesia mengalami resesi ekonomi terburuk sejak krisis tahun 1998


Sabtu, 06 Februari 2021 / 06:32 WIB
Indonesia mengalami resesi ekonomi terburuk sejak krisis tahun 1998
ILUSTRASI. Suasana bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (15/9/2020). Indonesia mengalami resesi ekonomi terburuk sejak krisis tahun 1998.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis, ekonomi Indonesia di kuartal I-2021 akan kembali ke zona positif. Taksirannya, pertumbuhan ekonomi di tiga bulan pertama tahun ini akan berada di kisaran 1,6% hingga 2,1% yoy. "Pemerintah akan mendorong konsumsi rumahtangga dan diharapkan bisa tumbuh di kisaran 1,3% sampai 1,8%," kata dia kemarin.

Pemerintah, Airlangga menjelaskan, akan merangsang daya beli lewat program perlindungan sosial. Selain itu, akselerasi program vaksinasi juga bakal meningkatkan optimisme masyarakat.

Baca Juga: Ini penjelasan soal PPKM skala mikro yang akan berlaku mulai pekan depan

Selain konsumsi rumahtangga, pemerintah juga akan mendorong pertumbuhan belanja pemerintah untuk bisa menyentuh angka hingga 4%-5%. Makanya, pemerintah mendorong K/L untuk meningkatkan kegiatan belanja sejak awal tahun.

Kemudian, pemerintah bakal mendorong refocusing dan realokasi dana-dana K/L untuk masuk ke sektor-sektor yang menjadi pengungkit perekonomian dalam negeri di kuartal pertama.

Sementara untuk investasi, pemerintah mengharapkan, bisa kembali tumbuh positif di kisaran 3%-4%. Caranya, mendorong realisasi investasi penerima fasilitas tax holiday dan tax allowance.

Sementara ekspor dan impor akan diperhatikan sembari menyelesaikan tantangan yang menghambat perdagangan.

Selanjutnya: Cadangan devisa Januari 2021 tambun, ini kata ekonom Bank Mandiri

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×