kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   18.000   0,66%
  • USD/IDR 17.735   -83,00   -0,47%
  • IDX 6.294   286,14   4,76%
  • KOMPAS100 839   45,12   5,68%
  • LQ45 630   32,56   5,45%
  • ISSI 215   8,74   4,24%
  • IDX30 356   17,46   5,15%
  • IDXHIDIV20 437   19,60   4,69%
  • IDX80 95   5,10   5,69%
  • IDXV30 117   3,95   3,49%
  • IDXQ30 114   5,35   4,91%

Indonesia berharap hubungan China dan Amerika berjalan baik


Selasa, 09 November 2010 / 21:35 WIB
ILUSTRASI. Papan perdagangan saham IHSG


Reporter: Martina Prianti | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Pemerintah nampaknya mulai khawatir atas terjadinya perang mata uang yang saat ini tengah terjadi oleh sejumlah negara. Khususnya antara mata uang dolar Amerika Serikat dengan mata uang China, Reinminbi.

Tanpa menjelaskan secara langsung, SBY menyinggung soal perang mata uang alias currency war. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, Indonesia berharap hubungan antara China dan Amerika Serikat berjalan baik.

"Sebab kalau ada apa-apa dengan dua negara ini, itu dampaknya amat sangat luas bukan hanya untuk Asia tetapi juga dunia. Oleh karena itu saya berharap hubungan ekonomi Amerika Serikat dan China berjalan baik," ucap Presiden SBY saat menggelar jumpa pers bersama Presiden Obama di Istana Merdeka, Selasa (9/11).

Terkait pernyataan SBY di atas, sebelumnya KONTAN beritakan, berbagai forum dunia terkemuka seperti G20 banyak diharapkan bisa melahirkan kesepakatan-kesepakatan supaya suhu ketegangan antara Amerika Serikat dengan China yang menjadi episentrum currency war bisa mengendur. Bila ini tidak dilakukan, dunia bisa terjebak kembali dalam era proteksionisme yang akhirnya memicu perang dunia I.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×