kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Independensi Sutarman dipertanyakan Komisi III DPR


Kamis, 17 Oktober 2013 / 15:13 WIB
ILUSTRASI. Investor mengamati pergerakan saham melalui aplikasi di Jakarta, Senin (29/11). ./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/29/11/2021.


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Komisi III DPR RI mempertanyakan independensi Calon Kapolri Komisaris Jenderal (Komjen) Sutarman.

Masalah independensi tersebut, menjadi pertanyaan utama saat Komisi III menggelar uji kelaikan dan kepatutan Komjen Sutarman, Kamis (17/10/2013).

Anggota Komisi III DPR Fraksi PKS Buchori Yusuf, menanyakan independensi Sutarman yang dikabarkan dekat dengan salah satu calon presiden.

Menurut Buchori, isu ini harus bisa diklarifikasi demi menjamin kepercayaan masyarakat terhadap netralitas polri dalam bidang politik.

"Apakah ini betul? Kalau ini tidak betul dan berkembang ke depan kasihan Bapak (Sutarman)," kata Buchori di ruang rapat Komisi III DPR.

Hal senada juga ditanyakan anggota Fraksi PDIP Trimedia Panjaitan. Ia menanyakan, apakah loyalitas tersebut tidak akan mempengaruhi independensi Polri dalam mengawal pemilu.

"Kompolnas bilang saudara (Sutarman) loyal kepada atasan, itu bisa berarti negatif dan positif. Kalau saudara menjadi Kapolri, atasan kapolri adalah presiden dan presiden kita ketum partai. Bagaimana netralitas ini dalam menyambut Pemilu 2014?" kata Trimedia. (Ferdinand Waskita/Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×