kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Indeks penjualan riil Mei 2021 diperkirakan meningkat


Kamis, 10 Juni 2021 / 13:30 WIB
Indeks penjualan riil Mei 2021 diperkirakan meningkat
ILUSTRASI. Warga belanja kebutuhan bulan Ramadhan di sebuah supermarket di Bogor, Rabu (14/04). Indeks penjualan riil Mei 2021 diperkirakan meningkat.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penjualan riil pada bulan Mei 2021 diperkirakan kembali meningkat. Berdasarkan survei penjualan eceran Bank Indonesia (BI), Indeks Penjualan Riil (IPR) diperkirakan sebesar 223,9 alias tumbuh 1,6% month on month (mom) dari 220,4 pada April 2021. 

Meski begitu, Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono, mengatakan, pertumbuhan tersebut lebih rendah bila dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan April 2021 yang sebesar 6,1% mom.

“Sebagian besar responden menyatakan bahwa perlambatan tersebut disebabkan pola musiman permintaan pasca hari besar keagamaan Idul Fitri yang tidak setinggi periode Ramadan,” ujar Erwin dalam laporannya, Kamis (10/6). 

Baca Juga: Penjualan eceran melesat di April 2021, diskon Ramadan jadi penopang utama

Pertumbuhan pada bulan Mei 2021 didorong oleh pertumbuhan kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang tumbuh 1,3% mom serta subkelompok sandang tercatat tumbuh 7,1% mom. 

Sementara secara spasial, beberapa kota diperkirakan mengalami pertumbuhan positif pada bulan Mei 2021, seperti kota Semarang yang tumbuh 2,7% mom, Manado 5,3% mom, dan Jakarta 2,3% mom. 

Secara tahunan, penjualan eceran Mei 2021 diperkirakan tumbuh sebesar 12,9% yoy atau melambat dari pertumbuhan 15,6% yoy pada April 2021. 

Beberapa kota yang diindikasi mencatat perlambatan penjualan eceran antara lain pada kota Surabaya dan Makassar yang masing-masing sebesar 55,4% yoy dan 16,5% yoy, sementara sejumlah kota lainnya mencatat penurunan penjualan eceran seperti Manado, Semarang, dan Jakarta. 

Selanjutnya: BI: Indikator perbaikan ekonomi nasional makin terlihat dari dalam dan luar negeri

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×