kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -12.000   -0,46%
  • USD/IDR 18.083   -13,00   -0,07%
  • IDX 6.091   -39,20   -0,64%
  • KOMPAS100 796   -3,58   -0,45%
  • LQ45 607   -1,51   -0,25%
  • ISSI 210   -1,41   -0,67%
  • IDX30 341   -0,73   -0,21%
  • IDXHIDIV20 422   -0,86   -0,20%
  • IDX80 91   -0,33   -0,36%
  • IDXV30 115   -0,50   -0,43%
  • IDXQ30 109   -0,23   -0,21%

Indeks Pembangunan Manusia di Papua paling rendah


Rabu, 15 Juni 2016 / 15:32 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2015 sebesar 69,55. Meski meningkat dibanding tahun sebelumnya, indeks tersebut masih tergolong sedang.

Jika dilihat berdasarkan provinsinya, perubahan status pembangunan manusia cukup variatif. Catatan BPS, jumlah provinsi yang berstatus sedang berkurang dari 27 provinsi pada tahun 2014 menjadi 25 provinsi pada tahun 2015. Sebab, dua provinsi tersebut berubah status dari sedang menjadi tinggi

Keduanya, yaitu Provinsi Banten dan Sulawesi Tenggara. Dengan demikian, hingga kini ada delapan provinsi yang berstatus pembangunan manusia tinggi, yaitu Riau, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Yogyakarta, Banten, Bali, Kalimantan Timur dan Sulawesi Tenggara.

"Sementara sejak tahun 2014 hingga 2015, masih ada satu provinsi berstatus pembangunan manusia rendah, yaitu Provinsi Papua," kata Kepala BPS Suryamin, Rabu (15/6).

Menurut Suryamin, agar IPM lebih baik, pendapatan masyarakat harus ditingkatkan. Tak hanya itu, bantuan-bantuan juga masih diperlukan, seperti beras untuk rumah tangga miskin (raskin), kartu Indonesia sehat dan kartu Indonesia pintar.

"Kalau pendapatan naik, dia bisa sekolahin anaknya dan kesehatannya akan meningkat karena pendidikan dan kesehatan ini sangat pengaruh sekali untuk harapan hidup," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×