kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.162
  • EMAS672.000 0,90%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Indef: Investasi portofolio dalam jangka panjang cukup beresiko

Senin, 11 Februari 2019 / 20:42 WIB

Indef: Investasi portofolio dalam jangka panjang cukup beresiko
ILUSTRASI. Karyawan menghitung mata uang dolar Amerika Serikat

Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekonom Indef Bhima Yudhistira menilai Indonesia tidak bisa terus-terusan bergantung pada investasi portofolio. Menurutnya, investasi portofolio dalam jangka panjang cukup beresiko.

"Contohnya 2018 kemarin ketika dana portofolio keluar, rupiah terdepresiasi cukup dalam," jelas Bhima saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (11/2).


Untuk mengurangi ketergantungan tersebut, solusinya memberikan insentif sekaligus disinsentif. Insentif berupa pengurangan pajak untuk keuntungan yang direinvestasi.

Sedangkan apabila laba hasil dividen atau capital gain dikonversi ke dolar maka dikenakan kenaikan pajak. Sehingga perlu tobin tax juga reverse tobin tax. "Kalau sekadar insentif efeknya terbatas," jelas Bhima.

Kendati demikian, untuk memperbaiki neraca pembayaran perlu solusi yang fundamental. Perlu upaya mengurangi defisit transaksi berjalan alias current account deficit (CAD) khususnya defisit migas dan defisit neraca jasa. "Tidak ada jalan pintas," pungkas Bhima.

Sedangkan untuk menarik investasi langsung, kuncinya di perbaikan daya saing. Antara lain percepatan izin dan pembebasan lahan, deregulasi aturan yang tumpang tindih, membangun infrastruktur pendukung kawasan industri, dan insentif fiskal yang spesifik tidak general.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) menunjukkan bahwa neraca transaksi modal dan finansial mengalami surplus pada triwulan IV. Hal ini didorong oleh investasi portofolio yang naik signifikan.

Investasi portofolio secara signifikan di triwulan IV-2018 tercatat US$ 11,5 miliar. Sedangkan tiga triwulan sebelumnya, investasi portofolio yang masuk cenderung seret.

Pada triwulan I-2018 tercatat US$ 0,29 miliar. Sedangkan pada triwulan II-2018 tercatat US$ 1,35 miliar, naik tipis pada triwulan III-2018 tercatat US$ 1,39 miliar.


Reporter: Benedicta Prima
Editor: Yudho Winarto

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0010 || diagnostic_api_kanan = 0.0620 || diagnostic_web = 0.4493

Close [X]
×